DetikNews
Senin 01 Oktober 2018, 19:08 WIB

Viral Hipnotis Bermodus Minta Bantuan Gempa Palu, Polisi: Hoax!

Audrey Santoso - detikNews
Viral Hipnotis Bermodus Minta Bantuan Gempa Palu, Polisi: Hoax! Foto: Broadcast viral hipnotis bermodus minta bantuan gempa Palu
Jakarta - Beredar pesan berantai soal hipnotis bermodus meminta bantuan untuk korban gempa Palu. Polisi menyebut informasi itu tidak benar.

Kabar itu beredar lewat broadcast WhatsApp maupun media sosial. Ada foto dua orang laki-laki berjaket hijau dan membawa map sedang berjalan di trotoar.

"Diberitahukan kalau ada yg kerumah.. pakai baju lambang pancasila laki-laki 2 orang dengan mengatas namakan bantuan /peduli palu atau yg lainnya jangan bukain pintu. di bungur Rantau ada yg dihipnotis.. lgi keliling sekarang. ( Info dari group kelurahan, mohon bisa di teruskan ke warganya agar bisa diantisipasi bersama2 ). #bantu share" demikian bunyi broadcast yang beredar.



Bungur yang disebutkan di broadcast itu ada di Tapin, Kalimantan Selatan. Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno menyebut broadcast itu hoax.

"Kami telah membahas tentang informasi yang viral itu ternyata hoax karena di Bungur tidak ada trotoar. Namun, kami tetap meminta masyarakat waspada dan memberikan sumbangan melalui pihak-pihak yang tepercaya," kata AKBP Bagus saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (1/10/2018).

Imbauan senada datang dari Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Irjen Setyo meminta warga waspada saat memberikan sumbangan.

"Kalau ada orang-orang yang mengaku-aku untuk menyumbang bencana, sebaiknya kita lebih waspada. Kalau mau nyumbang, silakan ke posko atau ke tempat yang sudah ditetapkan. Apakah itu dari organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, ataupun TNI-Polri yang membantu memberangkatkan barang bantuan," ungkap Irjen Setyo di kantornya, Jakarta, Senin (1/10/2018)
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed