detikNews
Senin 25 Juni 2018, 17:49 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru di Kasus loly Candy's

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru di Kasus loly Candys Foto: Kanavino/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya mengembangkan kasus pornografi Loly Candy's yang sempat diungkap pada 2017 lalu. Polisi kembali menangkap tiga orang pelaku penyebaran konten pornografi lewat media sosial yang diduga masih berkaitan dengan grup Loly Candy's ini.

"Jadi ada beberapa dari tersangka ini yang dia itu memperoduksi maupun dia itu mendistrisbusikan. Berkaitan dengan kegiatan yang tidak pantas dilakukan di media sosial dan bisa dilihat dari banyak orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Argo menerangkan penangkapan ketiga tersangka berinisial WR, AD dan IW itu dilakukan setelah polisi berkoordinasi dengan FBI. Pasalnya, polisi menduga ada indikasi pelaku berada di sejumlah negara lain.

"Jadi ini perkembangan, bahwa dari Krimsus mengembangkan sudah berkoordinasi dengan FBI. Kemudian dari FBI juga sudah menyebarkan ke berbagai negara ke 23 negara, kebetulan dengan penangkapan ini ada sama dilakukan penangkapan di Amerika Selatan di antara chile, modusnya juga. Dari Loly Candy juga, informasi dari kita. Sampaikan ke berbagai negara," ujar dia.


Secara bersamaan, polisi di berbagai negara melacak pelaku yang teridentifikasi masuk jaringan penyebar pornografi anak di media sosial. Sejumlah negara seperti Chile dan Guatemala berhasil menangkap pelaku.

Begitu juga dengan pengembangan kasus yang dilakukan di Indonesia. Polda Metro Jaya berhasil menagkap 3 orang yang diduga menyebarkan konten pornografi ke 40 grup WhatsApp dan Telegram.

Grup tersebut terdiri dari sejumlah anggota dari berbagai negara. Mereka ditangkap pada 20 Juni 2018.

"Ini sementara untuk perannya menyebarkan, mendistribusikan di WA grup, maupun di Twitter. Jadi dia ada WA grup, 40. Setiap anggotanya banyak. Bagaimana kita bisa bayangkan, kalau satu dia upload, kemudian dia sudah menyebar kemana-mana," ujar dia.

Selain itu, Argo menegaskan polisi akan terus mencari pelaku lain yang terlibat dalam sindikat tersebut.


"Jadi perlu saya tegaskan kembali bahwa Polda Metro Jaya tidak hanya berhenti di sini, dalam untuk mengejar siapa pelaku maupun pendistribusi dari kasua Loly Candy ini, sebelum ini sudah menangkap tersangka," ujar dia.

Dari penangkapan ketiga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel, sim card, CPU berwarna hitam, router dan flashdisk.

Para pelaku dijerat dengan pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang ITE dan atau pasal 4 ayat 1 jo pasal 29 dan atau pasal 4 ayat 2 jo pasal 30 UU RI nomor 44/2008 tentang Pornografi dan atau pasal 76D pasal 81 dan atau pasal 76E jo pasal 82 dan atau pasal 76 jo pasal 88 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 M.


(knv/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed