DetikNews
Minggu 10 Juni 2018, 18:13 WIB

Goodbye Jalur 'Tengkorak' Alas Roban!

Andi Saputra - detikNews
Goodbye Jalur Tengkorak Alas Roban! Kecelakaan di Alas Roban pada 2016 (roby/detikcom)
Batang - Tiap tahun, jalur 'tengkorak' Alas Roban, Batang, Jawa Tengah selalu menjadi momok. Selain jalan berliku, aspal juga bopeng di sana-sini. Kecelakaan maut kerap terjadi. Tapi itu dulu...

Dengan dibukanya jalur tol Merak-Surabaya, Alas Roban itu kini tinggal cerita. Pemudik yang akan menuju Semarang, kini bisa terus menggunakan jalur tol dan tidak perlu melintasi Alas Roban. Meski tol Batang-Semarang masih fungsional, tetapi memotong jalur yang cukup mengerikan di Alas Roban.

"Dua seksi itu harapannya bisa dilalui Lebaran tahun depan (tahun 2017), bisa dimanfaatkan. Ini akan jadi jalur alternatif Alas Roban (salah satu daerah rawan macet di Jalur Pantura). Makanya jalan tol ini jadi salah satu yang diprioritaskan," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) Herry Trisaputra Zuna di Desa Pasekaran, Batang, Jawa Tengah pada 17 Juni 2016 lalu.


Seksi I Tol Batang-Semarang memiliki panjang 3,2 km dari Batang sampai Batang Timur, sementara seksi II memiliki panjang 36,35 km menghubungkan Batang Timur sampai Weleri.


Alas Roban merupakan salah satu titik rawan macet di Jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura). Bentuk jalan yang menikung dan menanjak membuat kendaraan besar seperti truk pengangkut barang harus ekstra hati-hati saat melintasinya.

Kondisi seperti itu rawan menimbulkan kemacetan panjang saat arus lalu lintas sedang padat seperti saat musim mudik Lebaran. Tak jarang, kecelakaan kendaraan dijumpai di titik ini juga karena ada lingkungan sekitar alas roban masih berbentuk hutan dan minim penerangan.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed