DetikNews
Minggu 06 Mei 2018, 17:38 WIB

Gerindra: Survei INES Paling Bener, yang Lain Ngawur

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Gerindra: Survei INES Paling Bener, yang Lain Ngawur Waketum Gerindra Arief Poyuono (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Indonesia Network Election survei (INES) merilis hasil survei elektabilitas calon presiden dengan hasil Prabowo Subianto unggul jauh dibanding Joko Widodo, dan Gatot Nurmantyo. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yakin hasil survei tersebut benar adanya.

"Yang paling bener itu INES. Artinya INES jarang sekali mengeluarkan hasil surveinya tapi tepat," ujar Arief, di Mess Aceh Amazing Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

[Gambas:Video 20detik]



Arief kemudian mencontohkan hasil survei yang dirilis INES pada Pilkada DKI Jakarta. Pada Pilkada DKI, hasil survei yang dirilis INESlah yang mendekati dengan real count KPU.

"Yang lainnya kan hasilnya ngawur. Nah artinya boleh saya katakan lembaga survei yang sekarang ini memenangkan Jokowi itu juga kelihatannya ngawur. Yang paling bener ya INES," tuturnya.


Meski hasil survei tersebut menurutnya cukup memuaskan, namun Arief memastikan pihaknya tidak akan berleha-leha dalam menghadapi kontestasi politik ini. Arief memastikan bakal terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain demi kelancaran jalan Prabowo.

"Kami juga akan terus merangkul semua parpol untuk bisa memenuhi persyaratan Pak Prabowo bisa maju di 2019," ujarnya.


Dari hasil survei INES menunjukkan elektabilitas Prabowo unggul dengan perolehan suara di atas 50,20%. Sementara Jokowi mendapatkan 27,70%, Gatot Nurmantyo 7,40%, dan tokoh lain 14,70%

Survei ini dilakukan pada 12-28 April 2018. Survei dilakukan kepada 2.180 responden yang dipilih secara proporsional di 408 Kabupaten/kota di Indonesia. Metode yang dilakukan dengan multistage random sampling. Margin of error dari survei ini yakni +- 2,1%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sektor domestik atau publik dengan aneka profesi dengan ragam pendidikan dan ragam umur, serta penghasilan dan latar belakang agama yang berbeda. INES melakukan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara sistematis dengan melakukan cek ulang di lapangan sebanyak 20% dari seluruh responden.
(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed