Malaysia Duga Penculik 3 ABK WNI Kelompok Apo Mike dari Abu Sayyaf

3 WNI Diculik di Malaysia

Malaysia Duga Penculik 3 ABK WNI Kelompok Apo Mike dari Abu Sayyaf

Nograhany Widhi K - detikNews
Minggu, 10 Jul 2016 17:11 WIB
Foto: Kepala Kepolisian Sabah Datuk Abdul Rashid Harun (The Star)
Kuala Lumpur - Malaysia menduga 5 pria bersenjata yang menculik 3 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) adalah dari kelompok Abu Sayyaf yang dipimpin Apo Mike. Malaysia sudah menginformasikan Filipina terkait penculikan ini.

Menurut Kepala Kepolisian Sabah Datuk Abdul Rashid Harun, kelima penculik itu beberapa di antaranya memakai seragam militer, menyelinap ke perairan Tungku, Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Perairan itu dikenal tinggi keamanannya. Demikian dilansir The Star, Minggu (10/7/2016).

Baca juga: Ini Identitas 3 ABK WNI yang Diculik Pria Bersenjata di Malaysia

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rashid mengatakan para penculik menyelinap ke perairan itu memakai speedboat untuk mengejar kapal pukat berbendera Malaysia, tempat ABK bekerja. Malaysia sudah memberitahukan penculikan yang terjadi pada Sabtu (9/7) menjelang tengah malam ini kepada Filipina.

Malaysia belum bisa memastikan kelompok mana yang terlibat dalam insiden penculikan ini, namun kecurigaan kuat adalah kelompok Abu Sayyaf pimpinan Apo Mike. Kelompok Apo Mike ini bertanggung jawab atas beberapa kasus penculikan pelaut di perairan internasinal antara Sabah dan Filipina.

Kelompok Apo Mike juga diketahui sebagai dalang di balik penculikan 4 awak kapal Malaysia pada April lalu. Para korban dilepaskan pada 7 Juni di Patikul, Sulu.

Baca juga: Filipina Sebut Apo Mike dari Abu Sayyaf Dalang Penyanderaan 7 WNI

Kelompok Majal Adja atau Apo Mike juga diduga kuat Filipina yang menyandera 7 ABK asal Indonesia pada akhir Juni 2016 dan hingga kini belum dibebaskan. Laporan intelijen Filipina menyebut kelompok Apo Mike selalu bergerak dan berpindah-pindah karena dikejar oleh pasukan pemerintah.

Sementara dikonfirmasi detikcom secara terpisah hari ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir mengatakan pihak Kemlu sedang melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada Malaysia terkait penculikan 3 WNI itu. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads