DetikNews
Kamis 21 April 2016, 13:27 WIB

Solusi Ahok Atasi Banjir Jakarta, dari Pompa hingga Pasukan Oranye

Danu Damarjati - detikNews
Solusi Ahok Atasi Banjir Jakarta, dari Pompa hingga Pasukan Oranye Foto: Ari Saputra
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sekuat tenaga berusaha membebaskan Jakarta dari banjir. Ini ragam solusi Ahok.

Solusi pertama adalah penggunaan pompa-pompa penyedot. Menurut Ahok, pompa-pompa penyedot air itu digunakan agar menyalurkan genangan ke tempat yang semestinya, bisa ke got, sungai, waduk, atau kanal. Contohnya, pompa dipasang di daerah cekung seperti Kemang, Jakarta Selatan. Di daerah seperti itu, air tak bisa enyah kecuali dipompa.

"Kita mau tidak mau mesti lokalisir, pasang pompa," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/4/2016).

Kerja para petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga memudahkan surutnya genangan. Menurut Ahok, banjir pagi ini bukanlah disebabkan oleh kerja PPSU yang kurang maksimal.

"PPSU sudah kerja cukup baik," ujar Ahok.

Solusi untuk membebaskan Jakarta dari banjir juga berupa normalisasi Daerah Aliran Sungai. Permukiman-permukiman di bantaran sungai harus digusur agar lebar sungai bisa kembali seperti sediakala. Soalnya, sungai-sungai Jakarta kini sudah menyempit.

"Maka tunggu rusun jadi, Mei nanti sudah jadi lagi beberapa ratus unit rusun. Mei kalau tidak salah di Rawa Bebek. Kita lihat mana yang prioritas utama," kata Ahok.

Sedangkan solusi untuk mengatasi air laut pasang dan banjir rob adalah berupa pembangunan tanggul di pesisir Jakarta Utara. Bila tanggul sudah sempurna dibangun, pengaruh air laut pasang ke daratan bisa diminimalisir.

"Makanya kita sedang menyiapkan tanggul yang tinggi," kata Ahok.
(dnu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed