Kecelakaan ini bermula saat truk yang membuat 14 penumpang pembuat batu bata yang dikemudikan Widianto (25) melaju kencang. Akibatnya, 3 penumpang truk bernopol AG 8813 KA tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
Sopir truk saat melaju di Jalan Raya Klemunan Wlingi tak mampu menguasai kemudi saat menghindari pedagang sayur yang sama-sama melintas di jalan tersebut. Truk pun oleng hingga akhirnya terguling di jalan.
"Dugaan awal truk selip setelah menghindari pedagang sayur yang sama-sama melintas di jalan tersebut," Kata Kanit Lakalantas Polres Blitar Aiptu Sumantri kepada wartawan di lokasi.
Sementara, kata dia, beberapa penumpang lainnya saat ini masih mendapatkan perawatan di RSUD Wlingi dan ada yang dirujuk ke RSU Syaiful Anwar Malang. Meski begitu, pihaknya mengamankan sopir truk warga Kelurahan Talun Kecamatan Talun Blitar beserta kendaraannya di Mapolres Blitar.
Sedangkan data yang dihimpun detiksurabaya.com dari 14 Korban kecelakaan maut tersebut 3 diantaranya tewas yakni Bambang (35), Bejo (50), Sumanto (26) warga Desa Soso Kecamatan Gandusari.
Sedangkan ke-11 penumpang lainnya warga Desa Soso masih mendapat perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Diantaranya, Sarti (50), Wagiyati (45), Wito (47), Santosa (35), Mujiono (45), Sutaji (51), Darno (45), Wijianto (40), Widodo (25).
Satu korban lainnya Tekad (50) terpaksa dilarikan ke RSU Syaiful Anwar Malang karena cedera kepala berat.
"Satu pasien memang terpaksa dirujuk ke RSSA Malang, karena luka yang diderita cukup berat," kata Sekretaris RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Hari Wibowo kepada detiksurabaya.com di kantornya. (fat/fat)











































