Budi Turuni Tower Setelah Dibujuk Sebatang Rokok

Budi Turuni Tower Setelah Dibujuk Sebatang Rokok

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2008 14:00 WIB
Budi Turuni Tower Setelah Dibujuk Sebatang Rokok
Banyuwangi - Enam jam berada di atas tower, akhirnya Budi Santoso (23) turun dari tower setinggi 72 meter. Pria asal Dusun Krajan Desa Setail Kecamatan Genteng ini turun setelah pamannya, Rustam (55) naik dan membujuknya.

Berbekal air dan rokok, Rustam naik ke atas tower yang terletak di belakang bengkel Jalan Yos Sudarso, Dusun Jastisari, Desa Wringin Agung, Gambiran, Banyuwangi. Dengan memakai alat pengaman yang diikatkan di tubuh, Rustam perlahan memanjat tower. Sesampainya di puncak tower, Rustam menghampiri Budi yang saat itu duduk dan sesekali membuat aksi yang membuat warga histeris.

Tak lama kemudian, terlihat Budi mulai menuruni puncak tower meski Rustam seringkali bergelayut di besi tower. Namun pria yang sudah di tinggal istrinya, Sri Astutik bekerja di Arab Saudi sejak 3 bulan perkawinan tidak turun melalui tangga yang disediakan. Dia memilih melewati bagian tepi tower. Tentu saja ini membuat warga yang melihat dari bawah menjerit histeris.

Setelah kurang lebih 30 menit, usaha Rustam membimbing keponakannya berhasil. Namun saat mencapai 15 meter sebelum turun di dasar tower Budi mengeluarkan kata-kata ke masyarakat yang telah melihatnya. "Kok ramai ini, ada apa," teriaknya.

Saat berhasil turun, Budi langsung disambut keluarganya dan anggota Polsek Gambiran yang sejak pagi mengawasi proses evakuasi. Budi pun langsung dilarikan ke ambulance untuk dibawa ke rumah sakit.

Ditanya tentang upaya Rustam membujuk keponakannya, selain memberi rokok dan air, dirinya mengaku jika istrinya saat ini sudah berada di rumah.

"Ayo turun, istrimu sudah menunggu di rumah," ujar Rustam menirukan ucapannya saat membujuk Budi Santoso. (fat/fat)
Berita Terkait