Mudik, Waspadai Jalur Tengkorak Ngawi

Mudik, Waspadai Jalur Tengkorak Ngawi

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2008 13:14 WIB
Mudik, Waspadai Jalur Tengkorak Ngawi
Madiun - Menjelang Lebaran, jalur selatan Ngawi mengalami rusak parah. Rusaknya jalan yang belum dilakukan perbaikan itu mencapai lebih dari 100 Km. Sebaiknya para pemudik mewaspadai kondisi ini.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ngawi Slamet Riyanto menjelaskan, kondisi ruas jalan di wilayah Ngawi yang rusak mencapai lebih dari 100 Km. Meliputi jalur provinsi 90 Km dan sisanya jalur antar kecamatan.

"Jalan di Ngawi paling parah dibanding daerah-daerah lain seperti Madiun, Magetan dan Sragen yang semua jalur sudah mulus. Namun saat sampai di Ngawi, semua mobil yang lewat bergoyang karena jalannya rusak," jelas Slamet kepada detiksurabaya.com di kantornya, Rabu (3/9/2008).

Slamet menambahkan, anggaran untuk perbaikan jalan di Kabupaten Ngawi mencapai lebih dari Rp 45 miliar pertahun. Namun pihak Dinas PU kurang serius dalam memperbaiki jalan.

"Anggaran untuk jalan saja lebih Rp 45 miliar, kok jalannya masih seperti ini. Gimana cara kerja Dinas PU untuk memperbaiki jalan rusak yang sudah memakan banyak korban jiwa. Saya yakin rusaknya jalan karena teknis pengaspalan yang tidak benar. Seperti tinggi cairan aspal tidak mencapai 5 cm," tambah Slamet.

Sementara jalan rusak yang mencapai lebih dari 100 Km itu meliputi jalur provinsi 90 Km yakni jalur Ngawi Solo mulai perbatasan Jatim-Jateng Mantingan hingga Ngawi Kota sepanjang 35 Km. Selain itu jalur Ngawi Madiun antara Kota Ngawi hingga Geneng. Setelah itu Jalur Ngawi Surabaya lewat Karangjati mencapai 20 Km serta jalur Ngawi Bojonegoro 15 Km dengan kondisi jalan yang sudah berlubang dan bergelombang.

Sedangkan jalur kecamatan yang mengalami rusak hampir 50% diantaranya paling parah jurusan Kecamatan Geneng ke Padas. Tepatnya di Manguharjo yang sempat ditanami pohon pisang oleh warga. Namun hingga kini belum ada respon dari Pemkab Ngawi. (fat/fat)
Berita Terkait