Para pedagang musiman itu menggelar dagangannya dari pukul 14.30 WIB hingga menjelang buka puasa tiba. Tak heran jika sepanjang 1 km yang menjadi jalan utama kota Sumenep ini ramai.
Menu makanan yang dijual pedagang selain berkhas Madura, semisal nasi jagung dan sayur kelor, juga terdapat ikan laut dari berbagai jenis (kakap, tongkol, dorang). Bahkan, sate ayam dan sate kambing juga disajikan dalam keadaan siap santap.
Harganya sangat terjangkau, nasi jagung hanya dipatok Rp 2 ribu/kotak kecil. Menu lalapan yang terdiri dari gubis, timun dan kemangi lengkap dengan bumbunya hanya Rp 1.000/bungkus.
Sedangkan sayur asem, lodeh, tewel dan sayur lainnya, rata-rata dipatok Rp 1.500/bungkus. Makanan kecil lainnya juga tersaji dalam bungkusan kecil, seperti kedok, lapis, wingko, Dadar Fla.
Salah seorang penjual menu makananan buka puasa siap saji, Ny Sutinah (40) mengaku berjualan hanya setiap bulan puasa Ramadhan tiba. Keuntungan yang diraup antara Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu/hari.
"Alhamdulilah, berkat puasa, pada hari pertama saya meraup keuntungan hingga Rp 200 ribu," ujar Sutinah pada detiksurabaya.com, di Jalan Trunojoyo, Selasa (2/9/2008). (bdh/bdh)











































