Satu Korban Asal NTB Terlantar di Rumah Sakit

Tabrakan di Tuban

Satu Korban Asal NTB Terlantar di Rumah Sakit

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 10:46 WIB
Satu Korban Asal NTB Terlantar di Rumah Sakit
Tuban - Nasib Siti Roudah (34), korban kecelakaan tabrakan bus malam 'Langsung Indah' dengan truk kontainer di Jenu, Tuban, Senin kemarin benar-benar naas. Wanita ini masih tergolek lemah di RSUD Dr Koesma Tuban.

Sedangkan tiga jenasah korban kecelakaan, Andi Hutban (9) asal Desa Curuk Kulon, Kecamatan Curuk, Kabupaten Tangerang, Ina Riamah (55), warga Desa Monggo, Kecamatan Madarangga, Kabupaten Bima (NTB) dan Khodijah (60), asal Rasanae Timur, Bima (NTB), juga masih tersimpan di Kamar Mayat RSUD Tuban karena belum ada satu keluarga yang mengambil jenazah itu.

Siti Roudah yang ditemui detiksurabaya.com di ruang UGD RSUD Dr R Koesma Tuban, hanya bisa menangis dengan peristiwa yang menimpanya. Semua barang dan uang miliknya hilang saat kecelakaan, Senin 1 September kemarin.

"Semua alamat dan nomor telepon ada di HP, tapi HP ini tidak bisa dipakai karena terkena air," kata Siti Roudah, seraya tangan kirinya meraih HP di atas tempat tidur.

Raudah merupakan satu-satunya korban yang menderita gegar otak ringan dan tulang pundaknya patah, akibat benturan di dalam bus, yang masih bertahan di RSUD Tuban. Enam korban lainnya, sudah dijemput keluarganya meninggalkan RSUD.

Gadis yang bekerja sebagai karyawan pabrik sepatu Nike dan tinggal di Desa Talangsari, Kecamatan Cikupa, Tangerang (Banten) ini, semula akan pulang ke Bima untuk merawat ibunya, Ny Siti Aisah (70), yang sakit muntaber. Sialnya ibunya yang tinggal di Desa Sondo, Kecamatan Montu, Bima, hingga kini juga belum tahu tragedi yang menimpa anak perempuannya.

Untung baginya ada Ichsan warga Desa/Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang satu kampung dengannya. Ichsan dan istrinya itu pula yang kini merawat Siti Roudah di UGD RSUD Tuban. Guru SDN di Semanding ini, merawat Siti Roudah sejak kemarin siang.

"Semoga saja keluarganya segera tahu yang menimpa Siti Roudah ini," kata Ichsan di samping Arifin yang juga asal Bima saat ditemui di UGD RSUD. (bdh/bdh)
Berita Terkait