Bulan Ramadan, PSK Madiun Banting Harga

Bulan Ramadan, PSK Madiun Banting Harga

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 09:11 WIB
Surabaya - Puasa Ramadan berdampak pada omset PSK dan waria di Madiun. Meski takut dirazia petugas Satpol PP atau ormas Islam lainnya, mereka tetap nekat berkeliaran meski sembunyi-sembunyi.

Bahkan untuk mendapatkan penghasilan, mereka nekat banting harga setiap pelayanan. Dari investigasi detiksurabaya.com hingga Selasa (2/9/2008) dini hari di Utara Stadion Wilis Kota Madiun atau di depan kantor Perhutani Jalan Rimba Karya yang kondisinya gelap masih tampak waria dan PSK berkeliaran.

Salah satu PSK asal Kedal, Ngawi, Risky (35) mengaku sejak dua hari puasa Ramadan, pelanggannya turun drastis. Dirinya pun nekat banting harga  hingga 50 persen.

"Wah sepi Mas..! Kalau puasa kayak gini terpaksa banting harga hingga separuh. Kalau biasanya Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, sekarang kita diskon separuh lebih. Ada juga yang hanya ngasih Rp 15 ribu, ya kita terima aja," celoteh Risky sambil menawarkan diri.

Hal senada juga diungkapkan seorang waria bernama Nina (27). Dia sengaja tiap hari datang jauh-jauh dari Kediri ke Madiun untuk menghindari pesaing. Untuk di Madiun, Nina mengaku pasang tarif Rp 15 ribu sekali kencan.

"Gimana juga ya Mas, sepi gini jauh jauh dari Kediri kadang modal belum balik. Kalau saya mending banting harga gede-gedean, yakni Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu," jelas Nina sembari lari menghampiri pelanggannya.

Sementara dari pengakuan para waria dan PSK yang biasa mangkal di tempat tersebut mengaku petugas Satpol PP jarang menggaruk dan lokasi dipastikan aman. (fat/fat)
Berita Terkait