Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Imam Tawil, yang masuk dalam tim verifikasi berkas bacaleg KPUD mengatakan, ada foto copy ijazah yang meragukan yakni dari letak foto.
"Foto ijazah seharusnya terdapat stempel, tapi yang saya temukan cap stempel itu tidak menempel sama foto," ujar Imam pada wartawan di kantor KPUD Sumenep, Jalan Asta Tinggi, Kebunagung, Senin (1/9/2008).
Ia tidak menyebutkan dari partai mana dan berapa ijazah yang meragukan. Namun, ia mengaku akan melakukan cek ulang terhadap dugaan sejumlah ijazah palsu tersebut.
Sementara, Ketua Pokja verifikasi kelengkapan bacaleg KPUD Kabupaten Sumenep, Ali Fikri menjelaskan, keberadaan berkas bacaleg yang meragukan akan dilakukan cek ulang yakni dengan cara memanggil partai pengusung agar yang bersangkutan dapat menujukkan aslinya.
"Dengan menujukan ijazah aslinya, maka akan lebih jelas kondisi fisik ijazah itu. Tapi, KPUD tetap tidak bisa memvonis palsu atau tidak. Sebab, ada lembaga lain yang berwenang," ujar Fikri pada wartawan di kantornya, Jalan Asta Tinggi, Kebunagung, Sumenep.
Menurut dia, verifikasi dan pemberkasan parpol yang mengirimkan bacalegnya dijadwalkan tuntas tanggal 7 September mendatang. Sedangkan, berkas-berkas yang belum lengkap akan dikembalikan ke parpol yang bersangkutan untuk dibenahi. (bdh/bdh)










































