Mudik, Waspadai Lamongan!

Mudik, Waspadai Lamongan!

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2008 10:46 WIB
Mudik, Waspadai Lamongan!
Lamongan - Arus mudik di jalur pantura (pantai utara) diperkirakan akan sedikit mengalami gangguan. Sebab di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, jalan yang dibawah tanggung jawab pemerintah pusat itu sedang dalam pengerjaan.

Total panjang jalan yang diperbaiki sekitar 17,37 km, yakni berada di Km.Sby 24+450 sampai 41+420. Diperkirakan upaya perbaikan ini selesai akhir tahun 2008 nanti.

Perbaikan yang dilakukan Departemen Pekerjaan Umum (PU) ini untuk kenyamanan pengguna jalan. Sebab di jalur yang dikeruk ulang betonnya hingga sedalamĀ  hampir 1 meter itu selama ini bergelombang dan terjal.

Sambungan beton yang tak rapat, membuat kendaraan yang melintas seolah sedang lewat di superbowl. Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, anggaran perbaikan yang diambilkan dari APBN tersebut sekitar Rp 59 miliar.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, Minggu (31/8/2008), imbas perbaikan yang belum rampung ini lajur timur dibuat kontraflow. Lajur yang biasanya hanya untuk kendaraan dari arah Lamongan menuju Babat direkayasa menjadi dua arah. Sebab jalur dari Babat menuju Lamongan dikeruk.

Sistem pengerjaannya, beton existing jalan dibongkar, selanjutnya ditimbun dengan material kasar berupa agregat A dan B kemudian diaspal. Konstruksi ini dipilih karena tanah di jalur tersebut termasuk jenis tanah bergerak atau ekspansif. Namun dengan konstruksi tersebut, perbaikan akan mudah dikerjakan, sementara biaya bisa lebih hemat.

Bagi yang tak ingin terjebak kepadatan di jalur tersebut, pemudik nantinya bisa melintas melalui jalur utara. Yaitu Tuban-Brondong-Paciran Lamongan-Gresik-Surabaya. Jalur ini cukup nyaman namun tetap harus waspada karena ruas jalan yang tak cukup lebar.

Dan di hari libur, diprediksi akan terjadi kepadatan volume kendaraan karena melintasi pusat wisata bahari Tanjung Kodok yang sekarang sudah disulap menjadi Wisata Bahari Lamongan (WBL). Setiap hari libur kawasan wisata ini didatangi wisatawan dari berbagai kota.
(gik/gik)
Berita Terkait