Tak Ada Razia PSK, MUI Sumenep Geram

Tak Ada Razia PSK, MUI Sumenep Geram

- detikNews
Sabtu, 30 Agu 2008 16:55 WIB
Sumenep - Maraknya Pekerja Seks Komersial (PSK) memasuki bulan Ramadhan 1429 H, membuat Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kabupaten Sumenep, Madura geram.

Pasalnya, dari pihak aparat kepolisian dan Satpol PP setempat tak pernah melakukan operasi (razia) PSK maupun rumah warga dan warung yang diduga kuat sebagai tempat maksiat.

Ketua MUI Cabang Sumenep, KH Syafraji mengatakan, keberadaan PSK yang leluasa berkeliaran dan banyak menggunakan rumah warga dan kos sebagai tempat transaksi maksiat sangat meresahkan. Masyarakat Sumenep yang notabene dikenal dengan kota santri merasa ternodai.

"Lebih-lebih memasuki bulan Ramadhan ini, seharusnya ada razia PSK oleh aparat," tegas Syafraji saat dihubungi wartawan, Sabtu (30/8/3008).

Razia PSK, kata dia, sebagai bentuk penghormatan pada warga muslim yang sedang melakukan bulan puasa. Sekaligus menjaga citra warga Sumenep yang dikenal kota santri.

Menurut dia, MUI Sumenep telah mengeluarkan fatwa agar aparat segera melakukan razia PSK dan tempat maksiat lainnya. Dan bagi pemilik warung makan yang disinyalir jadi tempat maksiat hendaknya tutup selama bulan Ramadhan.

Dengan fatwa MUI yang terdiri dari beberapa item, pihaknya berharap aparat penegak hukum dan pihak terkait dapat memaklumi dan ada upaya perbaikan Sumenep di masa mendatang. (fat/fat)
Berita Terkait