KA Gaya Baru tersebut dari Stasiun Senen Jakarta dan tiba di Stasiun Kertosono pukul 05.00 WIB pagi tadi. Selama 5 jam tertahan, akhirnya ratusan penumpang itu pun bisa melanjutkan perjalanan ke Malang dan Surabaya.
"Selesai perbaikan dan proses evakuasi secara keseluruhan serta telah melalui tes kelayakan, jalur yang sempat tertutup kembali dibuka," kata Eko Budiyanto, Kahumas PT KA Daops VII Madiun kepada detiksurabaya.com, Sabtu (30/8/2008).
Meski begitu, saat KA Gaya Baru melintas di atas Jembatan Kertosono, tampak beberapa petugas berada di sisi jembatan. Mereka mengamati bantalan rel yang baru diperbaiki.
"Upaya ini dilakukan agar bisa melihat kondisi bantalan rel berfungsi dengan baik atau tidak. Dan semuanya kembali lancar dan jalur selatan kembali dibuka," tegasnya.
Sementara Kahumas Daops VIII Sugeng Priyono mengaku usai KA Gaya Baru melintas di jalur selatan pukul 11.10 WIB, menyusul KA Mata Ramaja jurusan Jakarta-Malang melintas pukul 11.35 WIB.
Sebelumnya, KA BBM kosong berloko CC 20105 anjlok di Jembatan Kertosono Kamis malam. Dari 14 gerbong, 9 gerbong anjlok dengan kondisi bantalan rel hancur dan rusak berat. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. (fat/fat)











































