Subur merupakan korban PM Joko Kodok yang tenggelam diperairan Pulau/Dusun Saebus, Desa/Kecamatan Sapeken, 4 Agustus 2008 lalu, saat akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat. Korban tercatat menjadi warga Pulau/Dusun Saebus, Kecamatan Sapeken, sejak tahun 2004 lalu.
Saat ditemukan, tubuh korban sudah menjadi tengkorak. Bahkan, kepala dan badan korban ditemukan terpisah oleh nelayan setempat. Setelah diidentifikasi oleh petugas medis pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Sapeken, diketahui jika tengkorak yang ditemukan warga adalah korban PM Joko Kodok.
Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Mualimin mengatakan, setelah jasad korban selesai diidentifikasi oleh petugas medis setempat langsung diserahkan pada keluarganya.
"Jasat korban juga dibenarkan oleh keluarganya, jika hilang ditelan ombak bersama PM Joko Kodok," ujar Mualimin pada wartawan di kantornya, Jalan Urib Sumoharjo, Jumat (29/8/2008).
Seperti diberitakan sebelumnya, PM Joko Kodok yang inahkodai Mardano (42) warga Pulau/Desa Saebus mengangkut 21 penumpang. Namun, ditengah perjalanan laut sekitar pukul 09.15 WIB datang ombak besar dan menghantam kapal itu. Akibatnya, nahkoda kehilangan kendali dan mesin mati mendadak hingga akhirnya tenggelam. Peristiwa tersebut menelan 4 orang korban tewas. (bdh/bdh)










































