"Evakuasi ini kita lakukan terus. Bahkan evakuasi ini di luar gugaan kita karena selama 16 jam sudah berhasil mengevakuasi 5 gerbong," kata Humas Daops VII Madiun, Eko Budianto kepada detiksurabaya.com saat di lokasi, Jumat (29/8/2008).
Eko menjelaskan, upaya evakuasi terhadap gerbong KA BBM yang anjlok terus dilakukan. Bahkan pihaknya menargetkan jika proses evakuasi ini selesai hari ini, bila sebelumnya diprediksi selesai besok sore.
"Kalau melihat kondisi evakuasi yang sudah cepat, diperkirakan 1x24 jam evakuasi sudah rampung. Awalnya target kita 2x24 jam," tambahnya.
Meski 5 gerbong sudah berhasil dievakuasi, jelas dia, namun pihaknya hingga kini belum mengetahui penyebab anjloknya 9 gerbong KA tersebut. Bahkan dirinya mengelak jika anjloknya gerbong karena bantalan kayu sudah lapuk.
"Seperti kecelakaan pesawat itu kan diselidiki dulu. Sama dengan kereta, harus diselidiki dulu," tegasnya.
Sebelumnya KA BBM berloko CC 20105 dari Madiun ke Surabaya anjlok di atas jembatan Sungai Berantas Kertosono Jatim, Kamis (28/8/2008) malam. Ada sembilan kereta yang anjlok. Meski begitu tak ada korban jiwa, namun jalur lintas selatan untuk sementara tidak bisa dilewati. (fat/fat)











































