Pernyataan ini disampaikan oleh kakak tertua Amrozi, Ustadz Khozin saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Kamis (27/8/2008).
Ustadz Khozin menuturkan, jika memang eksekusi tidak jadi dilakukan sebelum puasa, hal itu sudah sesuai dengan prediksi semula. "Kami semua sudah memperkirakan hal itu jauh-jauh hari," terangnya.
Ustadz Khozin juga mengungkapkan kalau keluarga merasa lega jika kabar mengenai pembatalan eksekusi tersebut benar adanya. "Kenyataannya isunya tidak terbukti dengan kabar dari kejaksaan tersebut," ujarnya.
Disinggung mengenai kunjungan ke LP Nusakambangan, Ustadz Khozin menuturkan hingga saat ini izin dari Depkum HAM belum turun, sehingga keluarga di Desa Tenggulun belum bisa ke sana untuk menengok adik mereka. (bdh/bdh)










































