Ngaku Intel Mabes, Pengangguran Peras Pemilik Warnet

Ngaku Intel Mabes, Pengangguran Peras Pemilik Warnet

- detikNews
Kamis, 28 Agu 2008 14:44 WIB
Kediri - Muhamad Miksa Efendi (26), warga Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri harus berurusan dengan polisi. Lelaki pengangguran ini menyamar sebagai anggota Direktoral Intelkam Mabes Polri untuk memeras sejumlah pengusaha warnet.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka awalnya berpura-pura sebagai pelanggan warnet. Setelah beberapa kali datang, tersangka berusaha mengakrabkan diri dengan operator atau pemilik, dan berusaha meminta nomor HP yang bisa dihubungi.

Agar mudah dalam meminta nomor HP, tersangka mengaku sebagai anggota Direktorat Intelkam Mabes Polri dengan seragam warna biru dongker, lengkap dengan sebuah lencana.

Setelah mendapatkan nomor HP operator atau pemilik warnet, tersangka menghubunginya dan mengatakan, dirinya telah berhasil meng-copy sejumlah foto dan video porno yang tersimpan dalam setiap fasilitas komputer di setiap warnet korbannya. Foto dan video tersebut diakuinya akan dijadikan barang bukti kejahatan.

Selang beberapa hari, tersangka akan kembali menghubungi operator atau pemilik warnet guna meminta uang jaminan. Uang tersebut diakuinya sebagai alat, agar tindakan menyimpan foto dan video porno tak dilanjutkan dalam proses hukum.

Terbongkarnya penyamaran tersangka bermula dari keraguan korbannya yang terakhir, yaitu Daryanto (46), pemilik salah satu warnet di Ruko Mojoroto Indah No.19, Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Korban merasa curiga, setelah tersangka secara terus menerus meminta uang jaminan keamanan warnetnya dalam beroperasi.

"Pertama saya beri, tapi lama-lama kok terus-terusan minta. Kalau polisi beneran mungkin datangnya kan tidak sering, lha anak ini sering sekali datang dan minta uang jaminan," kata Daryanto saat ditemui detiksurabaya.com di warnetnya, Kamis (28/8/2008).

Secara terpisah, Kapolsek Mojoroto Iptu Indrawati saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil mengamankan tersangka yang diciduk di rumahnya. Indrawati juga mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara, tersangka ternyata telah berulang kali melakukan kejahatan serupa, dengan korban yang selalu berganti-ganti.

"Kita masih dalami pengakuannya, guna mengorek berapa banyak korbannya. Yang jelas, tampaknya dia sudah berpengalaman dengan kejahatan yang dilakukannya," kata Indrawati di ruang kerjanya, Mapolsek Mojoroto, Jalan Veteran, Kota Kediri. (bdh/bdh)
Berita Terkait