Pembongkaran dilakukan oleh tim forensik Polda Jatim, Polres Jombang dan dibantu warga. Selain itu pembongkaran dilakukan untuk menguak identitas jenazah yang semula dianggap Asrori.
Padahal mayat Asrori ditemukan di belakang rumah Ryan di Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, akhir Juli lalu. Kepastian jasad yang dikubur saat ini bukan Asrori, setelah polisi mendapat hasil tes DNA.
Dari pantauan detiksurabaya.com, lokasi di pemakamam umum Desa Kalangsemanding
sudah di-police line. Meski begitu hingga pukul 09.20 WIB masih belum dilakukan
penggalian. Namun, 5 penggali siap di lokasi dan terlihat ada petugas forensik dari Polda Jatim yang sedang mempersiapkan diri.
Kepala Desa Kalangsemanding Imam Sugiarto membenarkan akan dilakukan pembongkaran siang ini. Pembongkaran ini dilakukan agar mengetahui identitas jasad yang ditemukan 29 September 2007 lalu. Warga sekitar pun terlihat berkerumun dan berjubel ingin melihat dari dekat aktivitas pembongkaran itu.
Polisi telah menangkap 3 tersangka pembunuhan Asrori. Dua tersangka telah dijatuhi hukuman, sedangkan 1 tersangka masih disidang. Ketiganya diduga salah tangkap menyusul pengakuan Ryan bahwa dialah pembunuh Aldo. Ryan menghabisi Aldo karena ditanya apakah dia 'kucing' (Gay yang menjual diri). (fat/bdh)











































