"Sangat tidak logis kalau kami memikirkan pemakaman. Karena adik-adik kami sampai detik ini masih hidup," ujar Ustadz Khozik saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (27/8/2008).
Kematian, terang Ustadz Khozin adalah kekuasaan Allah, dan manusia tidak bisa menentukan kapan kematian terjadi, termasuk saudara mereka yang kini di Nusa Kambangan. "Islam secara tegas melarang kita untuk memikirkan kematian itu, apalagi menyiapkannya," ujarnya.
Ustadz Khozin juga mengaku sampai detik ini pihak keluarga belum menerima pemberitahuan dari tim mujahid mengenai pemakaman saudaranya itu. "Surat mapun kabar pun kami belum menerimanya sampai saat ini," ungkapnya.
Ustadz Khozin menuturkan mengenai pemakaman terhadap Amrozi dan Muchlas adalah hak sepenuhnya keluarga. Bahkan sampai saat ini keluarga juga belum menyiapkan pemakaman tersebut.
"Manusia sebesar apapun kekuasaannya tidak bisa menentukan kematian seseorang kecuali Allah," pungkasnya. (bdh/bdh)










































