Keberatan Nama Caleg, Kader PDIP Serbu Kantor DPC

Keberatan Nama Caleg, Kader PDIP Serbu Kantor DPC

- detikNews
Selasa, 26 Agu 2008 16:06 WIB
Keberatan Nama Caleg, Kader PDIP Serbu Kantor DPC
Banyuwangi - Puluhan kader dan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari enam Kecamatan di Banyuwangi nglurug kantor DPC PDIP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi, Selasa (26/8/2008).

Keenam perwakilan itu memprotes salah satu nama calon legislatif (Caleg) perempuan Esti Kawuri yang masuk dalam daftar Caleg di DPRD Banyuwangi.

Massa Pengurus Anak Cabang (PAC) dari enam kecamatan yang masuk daerah pemilihan (Dapil) I yakni, PAC Wongsoerejo, PAC Kalipuro, PAC Banyuwangi, PAC Giri, PAC Glagah dan PAC Licin, beranggapan Esti kawuri tidak layak menjadi calegĀ  dari PDIP.

"Dia selalu menerapkan politik adu domba," kata Slamet Puguh Utomo koordinator aksi protes.

Slamet, panggilan akrab pria ini mengatakan, berdasarkan data dari PAC Giri Esti juga pernah kedapatan melakukan tindakan asusila. Sehingga seluruh pengurus dari enam kecamatan di Dapil I Banyuwangi meminta Esti dikeluarkan dari daftar Caleg.

"Kalau tidak, kami akan mengeluarkan massa lebih banyak lagi, utamanya dari Dapil I," ancamnya.

Selain melakukan semacam orasi, mereka yang protes juga memasang sejumlah poster di sekitar kantor DPC PDIP yang berisi kecaman pada Esti Kawuri yang dianggap tidak layak menjadi Caleg PDIP.

Mengenai protes yang dilakukan massa enam PAC Dapil I ini ketua DPC PDIP Banyuwangi Hermanto mengungkapkan, aksi ini merupakan dinamika internal partai.

Pihak DPC menurutnya akan segera menindak lanjuti hal ini dengan melakukan rapat cabang. Selain itu, kewenangan mengenai pencalegan di tingkat Kabupaten DPC hanya punya hak 90 %, sedangkan sisanya 5 % dari DPD dan 5% lagi hak DPP PDIP.

Khusus untuk Esti Kawuri, tambah Hermanto, dia adalah salah satu pengurus DPC PDIP Banyuwangi sehingga dia punya hak untuk jadi Caleg. "Kita tetap kedepankan asaz praduga tak bersalah, kalau memang ada bukti otentik ya kita tindaklanjuti," tegasnya. (bdh/fat)
Berita Terkait