Gara-gara seorang guru memukuli para siswanya, sekitar 10 wali murid SDN II Sukorejo, Bangsalsari nglurug sekolah, Selasa (26/8/2008). Mereka meminta agar Turiyat, guru yang suka memukul dipindah dari sekolah itu.
Menurut Sahroni, salah serang wali murid, dirinya mendapat pengaduan dari anaknya, murid kelas VI SD tersebut.
"Kemarin, katanya satu kelas dihukum dengan dipukul kepalanya pakai kemucing. Kami tidak ingin kejadian ini terjadi lagi," kata Sahroni kepada kepala SDN II Sukorejo, Syaikun.
Mendengan kejadian itu, Sahroni bersama dengan wali murid lainnya, minta agar guru Bahasa Indonesia itu mulai saat ini tidak dibolehkan mengajar, dan untuk selanjutnya dimutasi ke sekolah lain. "Karena kami tidak ingin anak-anak kami dipukuli," ujarnya.
Sementara, Kepala SDN II Sukorejo Syaikun mengaku akan menampung keluhan para wali murid itu. "Kami akan melaporkan ini ke UPTD kecamatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten," kata Syaikun. (bdh/fat)











































