Garda Bangsa Ancam Sweeping Rumah Warga Penampung PSK

Garda Bangsa Ancam Sweeping Rumah Warga Penampung PSK

- detikNews
Senin, 25 Agu 2008 13:00 WIB
Sumenep - Menjelang bulan suci Ramadhan, Garda Bangsa Kabupaten Sumenep siap menggelar razia terhadap keberadaan PSK di kota itu. Aksi ini dilakukan atas ketidaktegasan aparat dengan maraknya para PSK.

Pernyataan itu diungkapkan aktivis Garda Bangsa saat menggelar aksi unjuk rasa di Taman Adipura Jalan Trunojoyo, Senin (25/8/2008).

Menurut Garda Bangsa, aparat penegak hukum baik kepolisian dan Satpol PP tidak respon terhadap maraknya PSK. Padahal, Sumenep merupakan kota santri yang seharusnya bebas dari kemaksiatan termasuk penjualan minuman keras dan penyakit masyarakat lainnya.

Para aktivis yang membawa poster dan bertuliskan kecaman terhadap PSK dan ketidak tegasan aparat hukum tersebut juga mengancam akan melakukan sweeping terhadap rumah warga yang dijadikan penampungan PSK asal luar Madura.

Bahkan, Garda Bangsa juga menemukan warung remang-remang yang ada di Terminal Aryawiraraja dan taman kota seringkali dijadikan transaksi esek-esek pada malam hari.

Sedangkan rumah warga yang banyak penampung PSK yakni di Kecamatan Bluto, Dasuk, Ambunten, Kecamatan Kota serta tempat-tempat kos.

Ketua DKC Garda Bangsa, Kabupaten Sumenep Achmad Humaidi Rahim dalam orasinya mengancam bakal men-sweeping rumah-rumah warga serta sejumlah tempat yang dijadikan transaksi esek-esek.

"Garda Bangsa tidak akan pernah memberi toleransi pada PSK. Dalam waktu dekat ini akan mensweeping rumah-rumah warga, jika aparat terkait tidak melakukan tindakan," kata Humaidi dalam orasinya.

Ia juga mendesak elemen keagamaan yang mempunyai kekuatan besar di Sumenep, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) hendaknya menyikapi persoalan PSK. Sebab, jika dibiarkan Sumenep akan menjadi Dolly kedua setelah Surabaya.

"Keberadaan PSK sudah meresahkan warga Muslim Sumenep. Maka, harus ditentang bersama-sama," ujarnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait