Unjuk rasa yang digelar sejak pukul 08.00 WIB itu menuntut upah para karyawan yang belum dibayarkan selama 4 bulan. Dengan rincian, untuk tahun 2007 bulan November dan Desember serta THR. Sedangkan untuk tahun 2008 gaji yang belum yakni bulan Juli dan Agustus. Bahkan untuk uang lembur, uang makan juga belum terbayar.
"Kita menuntut agar perusahaan membayar uang lembur dan uang makan. sekaligus uang gaji selama 4 bulan dan pembayaran THR yang belum dibayar tahun 2007," kata salah satu karyawan yang enggan menyebut nama kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Pria yang sudah bekerja selama tiga tahun itu mengungkapkan, selama ini perusahaan garmen itu belum memberikan hak-hak karyawan. "Setiap kali gaji kita terima, selalu dipotong untuk jamsostek. Tapi uang itu tidak disetor ke kantor jamsostek. Bahkan perusahaan meminjam uang serikat pekerja sebesar Rp 30 juta hingga sekarang belum terbayarkan," tambahnya.
Karyawan yang bertempat tinggal di kawasan Desa Ngampel Sari ini mengaku, tiap karyawan mendapat Rp 1 juta untuk gaji yang belum terbayar. Total, uang yang belum diterima karyawan yakni sebesar Rp 4 juta.
Meski begitu para buruh perusahaan milik Welly Yosep ini pernah berunding. Namun hingga kini belum ada jawaban pasti dari pemilik perusahaan. Aksi ini rencananya akan dilakukan hingga pemilik perusahaan mendatangi para karyawan.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com arus lalu lintas terganggu. Pengunjuk rasa memakai sebagian bahu jalan. Arus lalu lintas dari Sidoarjo dan Porong terhambat. Meski begitu pihak kepolisian dari Polres Sidoarjo berjaga dan mengatur lalu lintas.
Sedangkan pengunjuk rasa terlihat membawa puluhan poster yang berbunyi,'Nggak Lucu Sudah Kerja Keras, Gaji Tidak Dibayar'. (fat/fat)










































