Bendahara Persik yang Tersandung Korupsi Coba Bunuh Diri

Bendahara Persik yang Tersandung Korupsi Coba Bunuh Diri

- detikNews
Kamis, 21 Agu 2008 15:05 WIB
Bendahara Persik yang Tersandung Korupsi Coba Bunuh Diri
Kediri - Bendahara klub sepak bola Persik Kediri Suryadi terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara Jalan Kombes Pol Duryat Kediri. Dia ditemukan telah melakukan percobaan bunuh diri dengan minum racun.

Perbuatan itu dilakukan diduga takut menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terkait dugaan korupsi dana operasional Persik senilai Rp 4 miliar.

Korban pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara oleh keluarganya. Peristiwa yang terjadi pukul 05.30 WIB di rumahnya Perum Doko Indah No 36 Desa Doko, Kecamatan Gampengrejo sempat menggegerkan pihak keluarga.

Meski keluarga berhasil membawa ke rumah sakit, namun kondisi korban masih tak sadarkan diri dan masih dirawat di ruang ICU lantai I. Keterangan yang diperoleh Humas RS Bhayangkara Kediri, Emi Pudjiharti saat ini kondisi pasien masih di ICU.

"Saat ini pasien hampir sadar dan kondisinya gelisah," kata Emi kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (21/8/2008).

Saat ditanya penyebab pasien telah melakukan bunuh diri, pihaknya belum mengetahuinya. "Saat ini pasien masih menjalani perawatan intensif yang diketuai dr Trini dan hasilnya kami belum bisa menyebutkan," tambahnya.

Dari pantauan detiksurabaya.com, meski dirawat di ICU, tidak terlihat keluarga sedang berjaga. Hanya ada 4 petugas kepolisian yang berpakaian preman berjaga di depan pintu.

Informasi yang beredar di lingkungan pemerintah Kota Kediri, Suryadi melakukan percobaan bunuh diri karena ketakutan atas pemeriksaan atas pejabat pemkot di Kejati terkait dana operasional Persik. Sejauh ini, 4 pejabat sudah menjalani pemeriksaan yakni Kepala Dinas Kebersihan & Lingkungan Hidup yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Persik, Rachno Irianto.

Selain itu Kepala Bidang Pembangunan Pemkot Kediri Budi Siswantoro, Kepala Dinas PU Widodo dan Kepala Politeknik Kediri HM Zaini. (fat/fat)
Berita Terkait