Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Dzaini saat dihubungi detiksurabaya.com menjelaskan, ke-12 penumpang telah selesai dimintai keterangan. Namun 4 crew bus ALS saat ini masih di Polres untuk penyidikan lebih lanjut atas terbakarnya bus.
"Untuk 4 crew lainnya masih kita tahan untuk penyidikan lebih lanjut. Sementara 12 penumpang sudah dijemput oleh agen bus cabang Nganjuk untuk diberangkatkan dari Nganjuk dan melanjutkan perjalanan," jelas Dzaini Rabu (20/8/2008).
Sementara 4 Crew bus ALS (Antar Lintas Sumatera) yang masih ditahan yakni sopir Sawaludin Luwis (38), Nurdin (35) sopir cadangan, serta 2 kernet Dedy Afrizal (30) dan Simamora (40) dari keempatnya warga Medan.
Sedangkan ke-12 penumpang bus diberangkatkan dari Nganjuk setelah menjalani pemeriksaan Unit Reskrim Polres Madiun. Mereka yakni Hadi (40) warga Blitar, Bagus Hamzah (45) Aceh, Gimin (50) Kediri, Sukadi (47) Blitar, Suyanti (26) Martapura, Sudah (51) Martapura, Mafud (35) Batanghari, Edi Santoso (45) Malang, Rozali (23) Medan, Sanapi (70) Medan, Gusyanto (20) Medan, Eli Marta (24) Martapura.
Sebelumnya, peristiwa terbakarnya bus ALS (Antar Lintas Sumatera) yang terjadi semalam sekitar pukul 19.30 di Jalan Raya Madiun-Surabaya Desa Petung Kecamatan Saradan sempat membuat kemacetan 20 Km. Mulai Kaligunting Saradan hingga Wilangan Nganjuk.
Kini bus naas bernopol BK 7874 DK yang 95% sudah hangus saat ini masih diamankan Polres Madiun sebagai barang bukti. (fat/fat)











































