Ratusan satgas yang dipimpin oleh Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaidi itu, pada awalnya hanya duduk-duduk di sekitar kantor KPU Jember. Namun sekitar pukul 21.00 WIB, sedikitnya 30 orang masuk ke aula kantor KPU yang berada di lantai dua.
Mereka masuk ke tempat pengembalian berkas caleg untuk mencari berkas caleg dari PKB Versi Muhaimin yang juga menyetorkan sejumlah nama caleg ke KPU Jember.
Karena kedatangan Satgas PKB tersebut mendadak, maka tidak banyak polisi yang berjaga. AKibatnya petugas hanya bisa membiarkan Satgas PKB mencari berkas-berkas tersebut. Belum diketahui secara pasti berapa berkas yang berhasil dibawa oleh satgas PKB.
"SK PKB yang baru itu palsu karena tidak disertai dengan tanda tangan dewan syuro, padahal jelas di AD/ART kalau SK itu harus ditandatangi oleh dewan tanfidz dan dewan syuro," tegas Ayub.
Setelah berhasil membawa berkas dan SK kepengurusan PKB yang baru, para satgas itu meninggalkan KPU Jember. HIngga pukul 22.30 WIB, masih nampak Satgas PKB di sekitar kantor KPU. Polisi juga nampak bersiaga.
Sementara, Ketua KPU Jember Sudarisman mengatakan bahwa kedatangan satgas PKB itu merupakan akibat dari keluarnya SK kepengurusan Muhaimin Iskandar dan
Lukman Edy.
Pascakeputusan MA yang memenangkan Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy, banyak SK kepengurusan di daerah yang hanya ditandangani oleh pasangan dewan tanfidz.
"Dan itu yang dipakai oleh KPU Pusat. AKibatnya KPU daerah yang menjadi sasaran. Karena SK yang diterima KPU untuk kepengurusan PKB itu tanpa tanda tangan dewan syuro, padahal di daerah banyak menuntut ada tanda tangannya dewan syuro," ujar Sudarisman.
Terkait penyerbuan ke kantor KPU, Sudarisman belum akan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. Sebab hingga saat ini belum ada laporan adanya
kerusakan aset negara.
"Hanya berkas yang diambil dan itu belum menjadi aset negara, karena masih perlu perbaikan. Dan yang seharusnya melaporkan adalah PKB kubu Haris Chudlori," tukas Sudarisman.
Penyerbuan ke kantor KPU itu setelah KPU Jember menyatakan bahwa ada dua kepengurusan PKB di Kabupaten Jember, Selasa (19/8/2008) siang. Kepengurusan pertama diketuai oleh Miftahul Ulum dengan Sekretaris Ayub Junaidi. Periode kepengurusan ini sejak 2005-2010.
Namun pada Senin 18 Agustus kemarin, KPU Jember menerima SK kepengurusan PKB baru yang diketuai oleh Haris Chudlori dan sekretaris Udi Suseno.
SK kepengurusan tersebut ditandatangani oleh Muhaimin Iskandar dengan Lukman Edy tanpa menyertakan tanda tangan dewan syuro Gus Dur dan KH Muhyidin Arubusman. Kepengursan PKB baru ini juga menyerahkan nama caleg ke KPU Jember untuk maju dalam Pileg 2009. (bdh/bdh)











































