Antre Paket Sembako Gratis, Warga Jatuh Pingsan

Antre Paket Sembako Gratis, Warga Jatuh Pingsan

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2008 12:51 WIB
Antre Paket Sembako Gratis, Warga Jatuh Pingsan
Malang - Pembagian paket sembako dari Tempat Ibadat Tri Dharma Eng An Kiong Malang, berujung pilu. Ribuan warga miskin yang mengantre mendapatkan paket sembako harus rela berdesakan hingga jatuh pingsan.

Bahkan karena ingin mendapat sembako dobel, beberapa warga juga mengajak anak-anak mereka. Namun karena udara yang pengab, anak-anak ini akhirnya menangis menahan lelah.

Setiap warga akan mendapatkan paket sembako berisi 3,5 kilo beras, satu mie putih, dan bungkus mie intans.

Panas dan pengapnya udara sudah dirasakan warga sejak pukul 08.00 WIB. Ribuan warga berkumpul jadi satu di tempat parkir Eng An Kiong. Jadinya, setelah keluar dengan mengantre dan berdesakan banyak warga mengucurkan keringat karena panasnya ruang parkir.

Seperti yang terjadi pada Sukinah (35), ibu dua anak datang dari Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dia harus membawa dua anaknya untuk mendapatkan tiga paket sembako. "Kalau bawa anak akan dapat masing-masing satu paket," ujar Sukinah kepada detiksurabaya.com

Panitia sendiri telah membagi dua tempat untuk pembagian sembako, namun belum dapat membendung ribuan warga yang ingin mendapatkan paket hingga harus berdesakan.

"Kita sediakan paket sembako sebanyak 10 ribu, kami rasa untuk tahun ini cukup," kata Bungsu Anton Triono Ketua Harian Eng An Kiong Malang kepada detiksurabaya.com Jumat (15/8/2008) siang.

Menurut Bungsu Anton setiap tahunnya acara ini digelar oleh Eng An Kiong untuk melanjuti doa bersama untuk para leluhur tepat jatuh pada tanggal 15 bulan 7 tahun imlek 2559. "Sebagai bentuk kita peduli pada masyarakat, setelah mendoakan para leluhur, sahabat, saudara-saudara kita," imbuh Anton.

Anton memaklumi dengan banyaknya warga ingin mendapatkan paket sembako hingga harus berdesakan. Namun, dengan pembagian secara langsung dapat membuka semakin erat hubungan dengan masyarakat sekitar klenteng. (bdh/bdh)
Berita Terkait