Kekeringan Landa 48 Desa di Bangkalan

Kekeringan Landa 48 Desa di Bangkalan

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2008 08:17 WIB
Kekeringan Landa 48 Desa di Bangkalan
Sumenep - Kemarau yang melanda di Kabupaten Bangkalan membuat warga di 8 kecamatan kesulitan air bersih. Mereka harus berjalan 3-4 km ke sumur tantoh (sumber ada sendiri).

Bahkan, tidak sedikit warga yang minum air hujan yang disimpan dalam tandon sejak musim hujan tahun lalu.

Ke-8 kecamatan yang saat ini dilanda kekeringan cukup parah yakni Kecamatan Konang (15 desa), Sepuluh (2 desa), Kokop (7 desa), Klampis (6 desa) dan Kecamatan Galis (8 desa). Kekeringan serupa juga terjadi di Kecamatan Arosbaya (4 desa), Tanah Merah (3 desa), Tanjung Bumi (3 desa) serta di Kecamatan Kwanyar (1 desa).

Salah seorang warga Desa Mandung Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Ny Irmah (43) mengatakan, kekeringan yang terjadi sejak sebulan terakhir sangat mengganggu kehidupan warga dan tidak sedikit yang mulai mengalami penyakit gatal-gatal karena jarang mandi.

"Kalaupun air itu ada, jaraknya 4 km dan harus ditempuh dengan jalan kaki," kata Irmah kepada wartawan di rumahnya, Desa Mandung Kecamatan Kokop, Bangkalan, Jumat (15/8/2008).

Menurut dia, setiap musim kemarau warga sudah terbiasa kesulitan mendapatkan air bersih dan tidak ada solusi, karena setiap kali warga menggali sumur jarang menemukan mata air.

Bagi mereka yang mampunyai tandon besar sebagai tempat penampungan air pada musim penghujan sedikit terbantu, meski rasa dan aroma air hujan itu tidak enak.

Dia berharap, ada bantuan dari pemkab agar krisis air yang dialami warga tidak menambah beban hidup dan persoalan kesehatan. Sebab, ia memprediksi, hujan dan pulihnya sumber air milik warga akan terjadi hingga 3 sampai 4 bulan ke depan. (fat/fat)
Berita Terkait