Ratusan buruh yang sehari-hari memproduksi gitar itu menuntut pengangkatan status dari karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Mereka membawa berbagai poster dan spanduk berisi kecaman atas kebijakan managemen yang dianggap tidak manusiawi.
Dalam orasinya koordinator aksi, Rudi Purwanto mengatakan perjuangan para buruh akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.
"Kita sudah lama bekerja bahkan lebih dari tiga tahun. Tapi tidak pernah ada pengangkatan karyawan tetap," teriak Rudi yang disambut dengan teriakan para buruh, 'Hidup Buruh..Hidup Buruh'.
Rudi mengaku aksi tersebut merupakan puncak dari kekesalan para buruh. Pasalnya, setiap kali ada perundingan selalu saja tidak ada solusi bagi buruh.
Dari pantauan detiksurabaya.com, para buruh menggelar aksi sejak pukul 07.00 WIB dan langsung membentangkan poster dan spanduk yang ditempel di pintu gerbang berisi: 'Status Kami Bukan Karyawan Kontrak Lagi','Perjuangan Tiada Henti, Hidup Buruh','Kami Mogok Hingga Tuntutan Dipenuhi'.
Sementara aksi buruh ini dijaga ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Mojokerto dan Koramil Pungging. Sedangkan perwakilan buruh berjumlah 15 orang sedang bernegoisasi dengan pihak management. (fat/fat)










































