"Saat ini kami berusaha menanganinya dengan membendung air agar tidak semakin meluber ke jalan raya," kata Humas BPLS Ahmad Zulkarnain kepada detiksurabaya.com, Senin (11/8/2008).
Lokasi semburan baru ke-98 ini keluar dari rumah keluarga M Mirdasy, anggota DPRD Jatim dari Fraksi PPP yang berada di pinggir jalan Raya Porong.
Menurut Zulkarnain, langkah sementara yang dilakukan BPLS adalah memisahkan antar air dengan gas yang keluar dai semburan itu. Selain itu BPLS juga memasang peringatan bahaya di lokasi.
"Untuk air bercampur lumpur nantinya kita alirkan ke saluran dreinase yang ada di sekitar lokasi, sedangkan untuk membuang gas akan kita pasang pipa paralon secara vertikal," jelas Zulkarnain.
Zulkarnain menambahkan, semburan baru ini berasal dari sumur bor berkedalaman sekitar 40 meter. "Kita masih belum tahu penyebabnya," ungkapnya.
Kandungan gas yang keluar dari semburan itu bersifat Low Explosive Limit (LEL) sebesar 13 persen dan tidak mengandung gas H2S. Meski kandungan gas yang mudah terbakar ini kecil, namun masyarakat diminta tidak menyalakan api di sekitar semburan itu. (bdh/bdh)










































