"Kemungkin arus pendek listrik dan mengenai kompor," kata Kepala Dusun Tangunan Husein, kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (9/8/2008).
Arus pendek yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 300 juta itu pertamakali terjadi di rumah milik Syukur (70) sekitar, pukul 10.00 WIB.
Seketika itu juga, api langsung membesar dan merambat ke rumah lain milik Kadar dan Sanud. Saat mengetahui api melalap rumah milik orangtuanya, Nana Liana (23) anak Kadar langsung menangis histeris.
Saat api membesar, rumah yang berada di sebelah kanan dan kiri langsung panik. Takut api menjalar, mereka segera mengevakusi perabotan serta harta bendanya untuk diselamatkan.
Sebelum mobil PMK datang, puluhan warga dengan bergotong royong mencoba memadamkan api dengan mengambil air dari sumur pompa. Baru selang 30 menit, 3 mobil PKM milik pemkot dan Pamkab Mojokerto datang ke lokasi untuk memadamkan api.
Tidak memakan waktu lama, api yang menghanguskan tiga rumah segera dijinakan oleh petugas PMK. Kini ketiga pemilik rumah yang terbakar hanya duduk lesu sambil memandangi bangunan rumah yang sudah tidak tersisa. (bdh/bdh)











































