Saat keluar dari rumah duka, salah satu mobil rombongan membuang uang receh di jalan dan dikerubuti warga sekitar.
Dari pantaun detiksurabaya.com, rombongan yang membawa 15 mobil dan dua bus itu dikawal mobil patwal Polresta Kediri keliling di Sasana Krida Surya Kencana. Ribuan karyawan dan warga terlihat mengikuti iring-iringan jenazah untuk melihat dari dekat.
Keluar dari Sasana Krida Surya Kencana, jenazah dibawa masuk ke area Unit III PT Gudang Garam Tbk, lokasi pengisian bahan bakar dan gudang rokok. Selanjutnya jenazah akan dibawa masuk ke area Unit V lokasi pabrik rokok filter.
Tak cukup sampai di tiga lokasi perusahaan, jenazah juga dibawa melintas di Jalan Mataram dan Jalan Pajang lokasi Unit VI, dimana pengerjaan tembakau rokok PT Gudang Garam Tbk dilakukan.
Setelah melintas di lokasi pengerjaan tembakau, jenazah melintas di Jalan Tunggul Wulung, dengan melintas di Unit VIII, lokasi pengerjaan rokok kretek.
Sekeluarnya dari Unit VIII, jenazah memasuki beberapa jalan protokol di Kota Kediri yang merupakan jalur menuju lokasi pemakaman yakni Jembatan Baru Semampir, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Suparjan Mangunwijaya, Jalan Dr Saharjo dan memasuki Jalan Lawu langsung menuju lokasi pemakaman yang berjarak 5 Km. (fat/fat)










































