Dua Hektar Hutan Jati di Tuban Terbakar

Dua Hektar Hutan Jati di Tuban Terbakar

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2008 16:09 WIB
Dua Hektar Hutan Jati di Tuban Terbakar
Tuban - Puluhan hektar hutan jati di kawasan RPH Nguluhan, KRPH Mulyoagung, Perhutani KPH Parengan di wilayah Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban terbakar sejak dua hari terakhir. Diduga api bermula dari ulah pencari kayu rencek yang sembarangan membuang putung rokok di wilayah hutan tersebut.

Jajaran Polisi Hutan (Pulhut) dan manteri hutan setempat hingga Rabu (6/8/2008) siang, masih belum berhasil memadamkan api yang nyaris mulai meluas. Mereka telah jatuh bangun berupaya memadamkan api yang merambah tanaman perdu yang mengering  dihampir setiap jengkal hutan.

"Kita masih belum bisa mengukur berapa luas lahan yang terbakar. Perkiraan kita ada puluhan hektar lahan yang terbakar," kata Polhut KPH Parengan, Ahmad Yudi kepada detiksurabaya.com di lokasi kebakaran di kawasan hutan Nguluhan.

Meski demikian, ungkap Ahmad Yudi, api masih belum sampai membakar batangan pohon jati di hutan setempat. Padahal tanaman jati di kawasan hutan tersebut rata-rata berumur sekitar 15 hingga 20 tahunan.

Dia mengakui, selama ini petugas Perhutani terbatas sehingga tidak bisa segera memadamkan api. Meski patroli rutin dilakukan, namun api tetap saja muncul di saat kemarau panjang tahun ini.

"Terkadang kita patroli di satu kawasan, tiba-tiba di kawasan lain terbakar. Ini juga karena  keterbatasan personil yang ada," tambah Yudi.

Pantauan detiksurabaya.com di lokasi kebakaran menyebutkan, api sebenarnya tidak sampai memberangus batangan padi. Api kian membara ketika melintas di bawah pohon jati yang dilingkari reruntuhan daun jati yang sudah mengering.

Meski tampak upaya pemadaman oleh petugas Polhut dan aparat manteri hutan. Namun, mereka tak mampu mengendalikan api yang makin lama makin membara.

Warga masyarakat sekitar hutan, juga tak tinggal diam melihat kobaran api. Mereka bersama petugas Perhutani setempat bahu membahu memadamkan api dengan peralatan apa adanya. Ada yang memukul-mukul api dengan kayu agar padam.

"Yang kami khawatirkan kalau kebakaran hutan ini meluas. Jangan-jangan bisa sampai ke perkampungan penduduk," kata sejumlah warga Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban di sekitar lokasi kebakaran.

Terlebih jarak tapak hutan dengan perkampungan ada yang hanya sejarah 100 meter. Teriknya matahari kian memantik suburnya kobaran api.

Wargapun akhirnya dipaksa berjaga-jaga di sekitar perkampungan yang dekat hutan. Langkah itu ditempuh untuk menjaga kemungkinan, meluasnya kobaran api ke perkampungan penduduk. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini