Nasib Ngatminah (65) itu dipicu saat terpeleset menyulut lampu minyak di rumahnya Rabu (6/8/2008). Setelah dilarikan ke RSU Syaiful Anwar dan mendapat perawatan, sekitar pukul 12.30 WIB menghembuskan nafas terakhir.
Menurut keterangan keponakan korban yang mengantar jasad korban mengatakan pagi itu korban yang tinggal seorang diri menyulut lampu minyak di ruang dapur.
"Mungkin karena terpeleset, akhirnya jatuh bersama lampu minyak dan menimpa tubuhnya. Semua pakaian yang dikenakan pun juga hangus terbakar," ujar Abdul keponakan korban kepada wartawan di kamar mayat RSSA Malang Rabu siang.
Kejadian ini diketahui saat korban sempat berteriak meminta pertolongan. Jarak rumah keluarga yang berdekatan langsung mendengar serta mendatangi asal teriakan itu. "Kami langsung membawanya ke sini (RSSA, red) tadi, " imbuh Abdul.
Sementara itu Kapolsek Sumbermanjing Wetan AKP ZD Patty saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan adanya kejadian itu.
"Kita belum terima laporan, mungkin keluarga langsung membawanya ke rumah sakit tadi pagi," kata Patty melalui telpon kepada detiksurabaya.com Rabu siang. (fat/fat)











































