Seorang Nelayan Hilang Diduga Diseret Ikan Tangkapannya

Seorang Nelayan Hilang Diduga Diseret Ikan Tangkapannya

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2008 14:47 WIB
Banyuwangi - Seorang nelayan Banyuwangi dilaporkan hilang saat memancing di Selat Bali. Diduga, nelayan tersebut hilang diseret ikan besar yang tengah dipancingnya.

Dulhadi, 35, warga Dusun Krajan Desa Blimbingsari Kecamatan Rogojampi berangkat melaut pukul 04.00 WIB, Minggu (3/8/2008) kemarin. Namun hingga, Selasa (5/8/2008) korban belum juga kembali. Padahal kebiasaan ayah dari Rohimin, 10, ini kembali ke rumah  pada pukul 13.00 WIB.

Keluarga Dulhadi semakin risau saat, Minggu sore kemarin perahu yang di tumpanginya ditemukan di perairan Selat Bali tepatnya di wilayah Dusun Donosuko, Desa Badean kecamatan Kabat.

"Perahu adik saya ditemukan oleh nelayan setempat, kami kemudian mengecek dan memang benar itu perahu adik saya," kata Supandi (40), Kakak kandung Dulhadi saat ditemui di rumah Dulhadi, Selasa (5/8/2008).

Supandi mengatakan, pihak keluarga menduga Dulhadi terseret oleh ikan besar. Ini dikuatkan dengan tidak ditemukannya alat pancing untuk ikan besar yang dibawa oleh suami Mahmudah itu. Apalagi dalam perahu milik adiknya itu juga ditemukan seekor ikan dengan berat 8 kg.

Pasca penemuan perahu itu, seluruh rekan Dulhadi sesama nelayan lantas melakukan penyisiran di sekitar pantai dan Selat Bali tempat Dulhadi memancing ikan. Namun pencarian tidak seperti yang diharapkan. Tak ada petunjuk mengenai keberedaan Dulhadi. Pencarian pun akhirnya dihentikan saat malam datang.

"Hingga hari ini keluarga dan teman-teman nelayan masih terus melakukan penyisiran," tandas Maskur, salah satu keluarga Dulhadi.

Mahmudah istri korban, hingga saat ini masih shock dan menolak untuk berbicara atas hilangnya sang suami. Sejak hilangnya Dulhadi, pihak keluarga setiap malam juga menggelar pengajian untuk mendoakan Dulhadi.

"Kami berharap jika memang adik saya telah meninggal dapat ditemukan jasadnya, jika masih hidup kami harap segera pulang," harap Maskur. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini