Pelaku pun berhasil menggondol emas seberat 20 kg dari tangan korban, Ny Hj Rahmah (45) warga Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Sumenep.
Peristiwa itu bermula saat korban yang dibonceng anaknya, H Fatah (34) baru menutup toko emasnya dan pulang. Saat melewati kawasan Jalan Raya Desa Pamolokan yang saat itu ramai, tanpa sadar korban yang membawa tas berisi emas dibuntuti sebuah motor Honda Astrea, dengan memakai helm teropong.
Saat di tikungan, pelaku menarik tas korban dari belakang. Meski sempat terjadi tarik menarik berusaha mempertahankan tas, namun upaya itu gagal. Bahkan tali tas tersebut putus dan korban pun jatuh ke aspal. Pelaku pun berhasil membawa lari tas tersebut ke arah utara kawasan Kecamatan Manding.
Korban pun mengalami luka parah di bagian lengan dan paha kanan. Bahkan sempat tak sadarkan diri. Korban mengaku tak menyangka akan terjadi penjambretan, sebab lalu lintas masih ramai.
"Saya tidak menduga kalau akan terjadi penjambretan, sebab di jalan masih ramai," kata Rahmah usai siuman di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dirinya berharap, kasus penjambretan kerap terjadi meresahkan masyarakat. Korban berharap tak ada lagi kejadian serupa dengan memperketat pengamanan di setiap sudut kota.
Kini kasus ini ditangani oleh polisi dari Polres Sumenep dan petugas sedang memburu pelaku. (fat/fat)











































