Hidayat yang masih tercatat siswa salah satu SMA di Sumenep ini tabrakan usai mengikuti acara di sekolahnya dengan sepeda motor Honda Supra nomor polisi M 5318 VC yang dikemudikan Suhaidi (40) warga Desa Patean, Sumenep. Suhaidi sendiri mengalami patah tulang bagian kanan.
Tabrakan maut ini, berawal dari korban tewas saat hendak mendahului mobil yang searah dari utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Dari arah berlawanan terdapat pengendara lain, Suhaidi. Brak!!! Benturan keras tak terelakan.
Kanit Laka Lantas Polres Sumenep, Aiptu Wahyudi Kusdarmawan mengatakan, tabrakan maut terjadi diduga karena korban tewas terlalu kekanan dan kurang hati-hati saat ada pengendara lain dari arah yang berlawanan.
"Karena terjadi benturan keras, maka korban terpelanting ke aspal," tegas Wahyudi pada wartawan di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, Sumenep.
Korban tewas dan yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke RSD Moh Anwar Kabupaten Sumenep. Korban tewas dilakukan otopsi dan korban luka berat dalam perawatan tenaga medis. Dua sepeda motor yang kondisinya ringsek, kini diamankan di halaman Polres Sumenep sebagai barang bukti. (gik/gik)











































