Api yang membakar ruko milik Suwadi (41) berasal dari ledakan kompor yang berada di dapurnya. Istri pemilik Ruko, Sumarti (36) yang berada di dekat kompor nyaris terpanggang. Meski mengalami luka bakar, namun nyawanya masih bisa diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.
Api cepat membakar sebagian rumah, manakala menjilat sebuah drum besar yang berisi bensin. Apipun semakin menjadi-jadi dan membesar. Bahkan, uang tunai sebesar Rp 10 juta ikut hangus.
Rupanya, tidak adanya PMK di Pulau Kangean tersebut membuat si jago merah tak dapat dikuasai. Apalagi kondisi kawasan tersebut mengalami kekeringan.
Salah seorang saksi mata, Asdan (32) warga setempat mengatakan, api menjalar sangat cepat. Warga sekitar yang berusaha memadamkan api tidak mampu membantu. Hanya sebuah TV dan barang-barang kecil lainnya yang bisa diselamatkan.
"Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta," kata Asdan saat dihubungi wartawan, Selasa (29/7/2008).
Menurut dia, polisi dari polsek setempat sedang melakukan olah TKP dan beberapa barang bukti yang diamankan. Selain itu polisi juga mengamankan sisa kayu ruko yang terbakar dan sisa drum yang berisi bensin. (fat/fat)











































