"Kita memang mulai mengizinkan karyawan untuk memberi penghormatan terakhir kepada Pak Rachman," kata Kabag Humas PT Gudang Garam Tbk Vidya R Boediyanti dalam jumpa pers di Unit I Gudang Garam, Senin (28/7/2008).
Perempuan berparas cantik yang akrab disapa Vita menuturkan, kesempatan takziah bagi karyawan ini diberikan setelah pihak keluarga memberikan izin.
Vita menambahkan, agar tak menganggu jam kerja karyawan, takziah dilakukan per bagian dengan bergantian. Pengaturan kedatangan pelayat juga disesuaikan oleh masing-masing pimpinan di setiap bagian.
"Semua sudah diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu jam kerja. Intinya, kami ingin menampung aspirasi dari karyawan," ujar Vita.
Saat ditanya akan diberlakukan pengaturan jam lamanya takziah bagi karyawan, Vita mengaku hal tersebut telah disesuaikan dengan keadaan.
"Tidak perlu ada pengaturan, tapi saya kita sudah faham bagaimana etika bertakziah. Mereka sudah sudah mengerti dan menyadari keluarga Pak Halim sedang berduka," jelas Vita.
Sementara saat ditanya terkait belum adanya konfirmasi dari pihak keluarga kepada juru kunci kompleks Pemakaman Klotok, Vita mengaku hal tersebut hanya persoalan teknis.
"Meninggalnya kan baru kemarin dan penentuan lokasi pemakaman juga baru ada siang tadi. Itu hanya perkara teknis dan akan segera dilakukan pemberitahuan," tegasnya.
Sementara pantauan detiksurabaya.com di lokasi kediaman almarhum, saat ini ratusan karyawan hilir mudik mendatangi kediaman yang memiliki luas lebih dari 4 hektar tersebut. Seusai keluar dari rumah duka, tampak raut wajah sedih di setiap diri karyawan. (fat/fat)










































