Diduga Korsleting, Gudang Bawang Hangus Dilalap Api

Diduga Korsleting, Gudang Bawang Hangus Dilalap Api

- detikNews
Senin, 28 Jul 2008 16:21 WIB
Diduga Korsleting, Gudang Bawang Hangus Dilalap Api
Bojonegoro - Sebuah gudang bawang merah sekaligus rumah hangus terbakar di Jalan Untung Suropati Gang Sidomulyo 7 Bojonegoro. Gudang dan rumah milik Tuginah (78) ini bersebelahan dengan pabrik rokok dan sebuah studio radio FM, Senin (28/7/2008).

Menantu Tuginah, Eka (27) mengaku saat kejadian berada di dalam rumah bersama anak balitanya. Dia pun panik dan berteriak histeris melihat kebakaran yang merambat begitu cepat. Eka menduga api muncul akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari kamar bagian tengah.

"Tidak ada kompor nyala Pak. Saya panik, anak saya nangis ketakutan. Saya hanya dengan ibu mertua saja, suami saja lagi kerja," tutur Eka terbata-bata sambil mengusap air matanya kepada detiksurabaya.com.

Kebakaran hebat rumah Tuginah ini picu kepanikan warga sekitar. Takut api menjalar, warga mengeluarkan pakaian dan barang elektronik dari dalam rumah. Pabrik rokok yang hanya terpisah tembok, spontan mengangkut puluhan karung tembakau rajangan serta ribuan pak rokok siap jual.

"Ya Allah, astaghfirullah! Tolong pak, tolong tembakau saya cepat diangkut," teriak Sriwati, pemilik pabrik rokok merk 565 menyuruh anak buahnya menyelamatkan isi pabrik.

Eka memperkirakan, kerugian kebakaran itu mencapai lebih Rp 20 juta. Selain perabot rumah tangga, bawang merah sebanyak ratusan kilo siap jual juga ikut hangus. Sementara Tuginah shock dan tak sadarkan diri hingga harus diungsikan ke rumah tetangga.

Setelah api berhasil dijinakkan 20 menit kemudian, arus lalu-lintas jurusan Bojonegoro-Cepu yang semula macet kembali berjalan lancar. Sementara polisi meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Dari pantauan detiksurabaya.com, ruang makan dan 2 kamar tidur serta perabot di dalamnya tak terselamatkan. Tidak ada korban jiwa, tapi 2 orang wartawan mengalami luka ringan gara-gara terjatuh dari atap rumah saat mengambil gambar. Mereka adalah Didik (JTV) dan Rofik (Trans TV). (fat/fat)
Berita Terkait