Dua Nelayan Bangkalan Disandera Nelayan Gresik

Dua Nelayan Bangkalan Disandera Nelayan Gresik

- detikNews
Kamis, 24 Jul 2008 16:13 WIB
Bangkalan - Dua orang nelayan, asal Kelurahan Bandaran, Kecamatan Kota Bangkalan, Madura, Rofik (41) dan Selamat (40) disandera nelayan Gresik, Jawa Timur. Keduanya dituduh mencuri jaring milik warga nelayan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik sebanyak 430 buah di Selat Madura.

Warga nelayan Gresik merasa terusik dengan jaring yang sering hilang. Sehingga melakukan pencarian dan mengintrogasi dua nelayan asal Bangkalan yang sedang ada di sekitar perairan Selat Madura. Lalu, menyandera dua orang nelayan tersebut.

Tidak hanya itu, keduanya juga dilaporkan pada petugas kepolisian setempat. Bahkan, mengancam tidak akan melepas bila tidak mengembalikan jaring yang hilang. Saat ini, keluarga nelayan Bangkalan bersama petugas kepolisian dengan nelayan Ujung Pangkah sedang melakukan negoisasi untuk menempuh jalur damai (kekeluargaan).

Kapolsek Arosbaya, Bangkalan Iptu Bidarudin kepada wartawan mengatakan, dalam proses negoisasi itu, pihak nelayan Bangkalan sudah mengembalikan jaring sebanyak 220 buah, namun karena masih tidak sesuai dengan jumlah jaring yang hilang, maka nelayan Gresik masih keberatan untuk damai.

"Nelayan Ujung Pangkah masih meminta semua jaring yang hilang itu dikembalikan. Jadi, proses negoisasi masih berlangsung," kata Bidarudi, di kantornya, Kamis (24/7/2008).

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, nelayan Bangkalan berani mengambil jaring nelayan Gresik karena berada di batas wilayah perairan Madura. Sesuai dengan kesepakatan antara nelayan Bangkalan dan Gresik, bila diantara mereka melewati batas yang telah menjadi kesepakatan, maka jaring dan peralatan mencari ikan tersebut bakal dikuasai. (bdh/bdh)
Berita Terkait