Selain para kades yang tergabung dalam FKKD (Forum Komunikasi kepala Desa), puluhan orang yang melakukan aksi nyentrik itu juga terdiri dari perangkat desa. Mereka merupakan perwakilan dari 12 wilayah kecamatan yang ada di Pacitan.
Ketua FKKD HM Djazuli kepada detiksurabaya.com menjelaskan, aksi yang dilakukan kelompoknya merupakan bentuk kegembiraan atas keunggulan KarSa di Pacitan.
Lebih lanjut, HM Djazuli mengungkapkan, cukur gundul yang dilakukan para kades tersebut menunjukkan bahwa kepala desa juga memiliki semangat kuat terhadap perubahan yang lebih baik.
"Ini merupakan nadzar kami jika Pakde menang akan gundulan," ungkap kades yang pernah menjadi bintang iklan salah satu produk obat flu saat ditemui di rumahnya di Desa Widoro, Pacitan, Rabu (23/7/2008) petang.
Sementara hasil penghitungan cepat yang dilakukan KPUD Pacitan bekerjasama dengan ORARI, hingga pukul 18.45 WIB malam ini pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf masih menempati urutan pertama.
Dari Jumlah suara sah yang masuk sebanyak 201.461. Pasangan KarSa memperoleh 43,18 persen. Sementara Salam berada di urutan kedua dengan prosentase 25,57 persen. Sedangkan di urutan ketiga ditempati SR dengan 14,39 persen suara. Sementara Ka-Ji dan Achsan menempati urutan keempat dan kelima dengan masing-masing memperoleh 12,07 persen dan 3,78 persen. (bdh/bdh)










































