Suyono (50) salah satu PL (Petugas Lapangan) Tim Sukses Salam Kelurahan Manisrejo kepada detiksurabaya.com, Rabu(23/7/2008) mengatakan, bahwa dari perjanjian sebelumnya tiap TPS yang berjumlah 260 masing-masing TPS diberikan 3 saksi dengan honor 1 saksi utama Rp 100 ribu dan 2 saksi cadangan Rp 50 ribu namun setelah masa pencoblosan hanya diberikan uang honor 100 ribu rupiah untuk 3 saksi.
"Kita kecewa dengan apa yang diucapkan Ketua DPD tidak konsekuen dari apa yang dijanjikan semula bahwa honor kita saksi utama 100 ribu dan 2 saksi cadangan masing-masing 50 ribu, terpaksa kita lakukan boikot," jelas Suyono dengan berang.
Suyono menambahkan sekitar 300 saksi yang memboikot tersebut tersebar di 27 Kelurahan di 3 Kecamatan yang rata-rata mengeluhkan minimnya honor mereka untuk menjadi saksi. Sementara itu Ketua DPP Golkar Agur Riyanto belum bisa dihubungi karena ponsel tidak aktif. (gik/gik)











































