Delapan Desa di Lumajang Krisis Air

Delapan Desa di Lumajang Krisis Air

- detikNews
Senin, 21 Jul 2008 16:30 WIB
Lumajang - Krisis air bersih melanda warga di 8 desa Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Akibatnya, krisis yang melanda selama 5 bulan ini menyerang kulit. Warga pun terserang penyakit kulit, panu, kadas, kurap dan korengan.

Untuk mandi sehari-hari warga mengunakan air kotor di sungai mati yang menggenang. "Pemkab Lumajang hanya mengirim air bersih untuk minum dan masak saja," kata Buraji (55) warga Desa Sawaran Kulon ditemui di rumahnya kepada detiksurabaya.com, Senin (21/7/2008).

Buraji menuturkan setiap hari di desanya hanya dikirimi 1 tangki air bersih untuk 450 Kepala Keluarga (KK). Bahkan warga tiap hari berebut air bersih, di kantor desa menunggu datangnya tangki air PDAM.

"Selama 2 minggu ini pengiriman air sering telat. Bahkan sampai tidak datang. Padahal warga sudah menunggu hingga jerigen dijejer-jejer," ungkapnya.

Hal senanda juga diungkapkan Habib Mohamad Rofiq tokok masyarakat Desa Ranu Bedali Kecamatan Ranuyoso. Bahwa santrinya banyak yang terserang korengan karena jarang mandi.

"Setiap sholat, santri saya suruh tayamum," ungkap Habib Rofiq.

Dia mengharapkan, pemerintah jangan hanya mengurus politik saja hingga masyarakat yang kekurangan air tidak diurusi.

"Pemerintah ngurusi politik saja, masyarakat kekurangan air kok gak diurusi. Malah ada calon bupati dan gubernur janji mau buat bendungan di Ranuyoso, padahal daerah sini pengunungan," kesal Rofik. (fat/fat)
Berita Terkait