Perwira Pelaksana Stasion TNI AL Banyuwangi Mayor laut (P) IGP N. Sedana mengatakan, pihak AL menemukan Bom tersebut saat sedang melakukan patroli di sekitar Selat Bali. "Bom rakitan tersebut ditemukan di sekitar pantai wilayah Kecamatan Wongsorejo," kata IGP N. Sedana di Stasion AL Banyuwangi Jalan raya Situbondo Banyuwangi, Senin (21/7/2008).
Total bom rakitan yang ditemukan sebanyak 14 buah. Terdiri dari 2 buah bom seberat 5 kg, 5 buah bom seberat 1 kg, 7 buah bom seberat 0,5 kg, dan 0,5 kg mesiu. Selain itu juga ditemukan satu karung plastik pupuk jenis Oxidizing Agent 5,1 seberat 25 kg yang diduga sebagai bahan dasar bom rakitan. Bom-bom itu diletakkan dalam sebuah karung plastik. "Kita juga menemukan sebanyak 29 detonator bom," tambahnya.
Bom rakitan tersebut dipatikan memiliki daya ledak yang cukup kuat. Untuk bom rakitan yang beratnya 1 kg, bisa menghancurkan puluhan rumah, seperti yang terjadi di Puger, Jember beberapa waktu lalu. Untuk bom yang beratnya 5 kg diperkirakan daya ledaknya mencapai radius 200 meter.
Belum Jelas siapa pemilik bom rakitan tersebut. Saat ini pihak TNI AL masih terus mencari siapa pemilik dari bom-bom yang diindikasikan akan digunakan untuk bom ikan tersebut. "Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemiliknya," pungkasnya. (bdh/bdh)











































