Tekan Golput, KPUD "Ngemis" Partisipasi Masyarakat

Pilgub Jatim

Tekan Golput, KPUD "Ngemis" Partisipasi Masyarakat

- detikNews
Senin, 21 Jul 2008 10:05 WIB
Tekan Golput, KPUD Ngemis Partisipasi Masyarakat
Kediri - Berbagai upaya dilakukan KPUD Kota Kediri untuk bisa menekan kemungkinan tingginya angka golput dalam pemilihan gubernur, tanggal 23 Juli mendatang. Salah satunya dengan berkeliling kota sambil menyebarkan brosur dan pamflet, serta menyuarakan himbauan untuk datang ke TPS.

"Tidak masalah kita terlihat seperti orang ngemis, karena menekan tingginya angka golput juga merupakan salah satu tugas kami," kata Ketua Kelompok Kerja Kajian dan Pengembangan Pemilu KPUD Kota Kediri, Taufik Al Amin kepada detiksurabaya.com di Bundaran Taman Sekartaji, Senin (21/7/2008).

Sosialisasi pelaksanaan pemilihan gubernur yang dilakukan KPUD dengan menyisir beberapa jalan-jalan protokol di Kota Kediri. Rombongan yang terdiri dari 7 orang tersebut, sesekali berhenti di beberapa tempat keramaian seperti di Bundaran Taman Sekartaji, Terminal Baru Tamanan, serta di beberapa pasar tradisional.

Dalam sosialisasi tersebut, beberapa petugas dari KPUD menyerukan agar masyarakat tidak lupa datang ke TPS untuk bisa menyalurkan aspirasinya memilih Gubernur Jawa Timur periode 2008-2013.

"Intinya kita kembali mengingatkan masyarakat, agar tak lupa menggunakan haknya memilih pemimpin mereka. Sebenarnya jauh-jauh hari berbagai sosialisasi sudah kami lakukan, seperti memasang baliho dan pengumuman di media, tapi tak ada salahnya kembali dipertegas," jelas Taufik.

Ketika ditanya mengenai distribusi logistik pemilihan gubernur, Taufik mengaku untuk wilayah Kota Kediri akan mulai dilakukan hari ini. Sejumlah logistik yang disebut sempat mengalami kekurangan, saat ini sudah terpenuhi.

"Sampai jam berapun hari ini akan kami tuntaskan, karena kami ingin besok semua sudah ready. Kami bersukur berbagai jenis logistik yang sempat kurang saat ini sudah terpenuhi," ujar Taufik.

Sementara data dari DPC PDIP Kota Kediri, yang terakhir kali melakukan survei pada tanggal 17 Juli kemarin, angka golput di Kota Kediri tergolong sangat tinggi.

"Mengejutkan, karena angka golput berdasarkan survei kami lebih dari 20 %, atau tepatnya sekitar 21 %," kata mantan Ketua DPC PDIP Kota Kediri, Joko Suprapto kepada detiksurabaya.com. (bdh/bdh)
Berita Terkait