"Bayi siam itu meninggal pukul 21.15 WIB semalam," kata salah satu petugas RSD Pacitan yang enggan menyebut nama kepada detiksurabaya.com saat di RS Jalan DI Panjaitan, Jumat (18/7/2008).
Sejak lahir, kata dia, bayi tersebut sudah tidak stabil. Selain diberi alat bantu oksigen nafas bayi juga tersengal-sengal. Upaya dokter untuk membuat kondisinya survive juga tidak berhasil.
Hingga pukul 09.15 WIB, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit tentang kematian bayi kembar siam yang baru pertama kali terjadi di Pacitan, Jatim.
Sebelumnya, bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 16.45 WIB, Kamis (17/7/2008) lahir di RSD Pacitan. Bayi dengan berat badan 4,2 kilogram tersebut anak kedua pasangan suami istri Sukrianto (30) dan Marsi (25) warga Dusun Plapar, Desa Jatigunung Kecamatan Tulakan, Pacitan.
Pasien tersebut datang ke rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menjalani operasi caesar. Proses persalinan tersebut melibatkan dua orang dokter spesialis dr Bambang Ariwijaya SpOG dan dr Permadi SpA. (fat/fat)











































